|
KAMUKA PARWATA FAKULTAS
TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA
|
|
Anda Pengunjung ke:
|
Seiring dengan berkembangnya kegiatan penelusuran gua (caving) di Indonesia dan menjadi sebuah kegiatan berorientasi alam bebas yang berbasis olahraga dan keilmuan (sport and sciece), Diawali oleh Dr. R.K.T. Ko dan Alm. Norman Edwin yang tergabung dalam SPECAVINA (sekitar tahun 1980) maka makin merebaklah kegiatan ini dan semakin digandrungi oleh para petualang Indonesia ditandai dengan banyak berdirinya club-club yang berorientasi pada kegiatan ini dan di beberapa KPA tumbuh menjadi sebuah kegiatan tersendiri (divisi). Merasa kegiatan ini menjadi sebuah bagian dari kegiatan kecintaalaman dan adanya aspirasi dari anggota KAPA FTUI maka pada sekitar pertengahan tahun 1980-an kegiatan caving mulai digalakan dan menjadi bagian dari divisi gunung hutan pada saat itu dengan melakukan penelusuran gua-gua di Jawa Barat. Pada tahun 1997 melalui musyawarah Kapa kesebelas kegiatan caving bukan lagi menjadi bagian dari divisi gunung hutan melainkan diubah statusnya menjadi divisi tersendiri hingga saat ini. Selama keberadaannya divisi caving sudah menjejakan kakinya dibeberapa tempat seperti kawasan karst Maros, Sulawesi Selatan (ekspedisi caving 1990 dan 2001), gua-gua di Ngliyep, Jawa Timur (ekspedisi caving 1997), gua-gua di Pacitan, Jawa Timur (ekspedisi caving 2000), gua-gua di Gombong Selatan, Jawa Tengah (ekspedisi caving 2003), gua-gua di Gunung Kidul, Yogyakarta (ekspedisi caving 2004) dan menjadikan gua-gua di daerah Tajur, Jasinga (Bogor), Buniayu, Sigaranteun (Sukabumi) serta Bayah (Banten Selatan) sebagai tempat penempaan kemampuan operasional dan keilmuan bagi anggota divisi caving KAPA FTUI.
Sesuai dengan etika penelusur gua yang menjadikan gua beserta lingkungannya bukan menjadi sebuah objek euforia vandalis kaum muda melainkan sebagai sebuah objek pengembangan dan pengamalan talenta kaum muda yang berbasis pada kelestarian alam beserta isinya, kegiatan divisi caving KAPA FTUI selalu berusaha menyalurkan talenta anggota KAPA FTUI dalam kegiatan divisi caving dengan cara menggali, menanamkan, mengembangkan dan mengamalkan talenta dan kemampuan personil divisinya dalam pemberian sumbangsih terhadap kelestarian gua beserta alam sekitarnya. Kegiatan teknis yang selalu kita lakukan adalah eksplorasi kawasan operasional dengan melakukan pendataan baik berupa data-data mengenai kondisi fisik kawasan tersebut yang berhubungan langsung dengan kawasan eksplorasi maupun kondisi non fisik yang secara tidak langsung berhubungan dengan kawasan eksplorasi itu. Data-data yang kita ambil adalah dengan memperhatikan kode etik penelusur gua yang digunakan semata-mata untuk kepentingan keilmuan dan pendidikan serta demi kelestarian kawasan tersebut. Dalam konteks ilmu lingkungan disebutkan bahwa sebuah kondisi lingkungan yang sudah ada, akan berubah bila ada faktor atau subjek diluar lingkungan tersebut yang masuk kedalamnya. Untuk itu secara tidak langsung keberadaan para caver sesungguhnya sudah mempengaruhi kondisi lingkungan gua dan lingkungan sekitarnya, tentunya sebuah pengaruh positif yang kita harapkan. Dengan harapan dan tujuan tersebutlah serta dengan memperhatikan kode etik yang ada maka kegiatan kami semaksimal mungkin untuk tidak mengubah (merusak red.) kondisi gua serta lingkungan disekitarnya, melalui sebuah keyakinan bahwa dengan menjadikan kita sebagai bagian dari mereka maka kita akan bisa dan turut serta bertanggungjawab terhadap kelestarian mereka. Dipelopori oleh 11 orang Jurig Guha (pada saat web site ini dibuat) perjuangan terhadap kelestarian bentangan alam yang memuat gua-gua didalamnya secara khusus dan kelestarian alam beserta isinya secara umum akan terus berjalan dan takkan berakhir sampai terwujudnya alam lestari.
Terus terang kami masih kurang dalam hal menjalin kerjasama dengan para penelusur gua lain di Indonesia, hal ini bukan dikarenakan kami tidak ingin menjalin kerjasama dengan yang lain tetapi keterbatasan kami dalam hal tuntutan akademis dan hal-hal lain yang sifatnya mendesak. Namun kami terus tetap mencoba untuk menjalin kerjasama dengan penelusur-penelusur gua lain guna belajar, berbagi pengalaman dan ber-silahturahmi. Kami hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada Dr. R.K.T. Ko bersama rekan-rekan di Hikespi,.Rekan-rekan latgab caving Jakarta, Freddy dkk di ASC, Mas Ade, Eras, Yudi dan Hani di Mapala satria, dan rekan-rekan lain yang tidak kami tulis disini bukan tidak menghormati tetapi keterbatasan tempat dalam halaman kami, atas bantuan materi serta informasi semoga silahturahmi kita tetap terjalin. |
|
Sekretariat: Gedung Pusgiwa Lt.2 Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kampus Baru Depok 16424 email : [email protected] milis : [email protected] dan [email protected] Copyright @KAPA FTUI last edited Saturday, 21 May 2005 13:48:56 |